Pendidikan Satu untuk Kecerdasan Majemuk

pendidikanKetika membicarakan pendidikan di indonesia, begitu banyak permasalahan yang bisa dibahas berlarut-larut. Sistem kurikulum yang berubah-ubah selalu diharapakan memperbaiki sistem pendidikan kita. Mungkin yang mereka maksud adalah memperbaiki sistem pendidikan disekolahan. Arti makna pendidikian mereka artikan terlalu sempit. Sehingga jangan terlalu berharap dapat meraih hal yang besar.

Pendidikan sejatinya membantu seseorang untuk menemukan jati  dirinya dan mengembangkan seluruh potensi yang ada dalam dirinya. Tetapi pendidikan sekarang sangat jauh dari hal itu. Dalam pandangan dunia pendidikan di republik ini, semua siswa dianggap sama, berpakain sama, punya minat sama, keahlihan sama dan sama-sama yang lainnya. Padahal mereka semua beragam , memiliki bakat minat yang berbeda-beda, memiliki jati dirinya sendiri-sendiri.

Seperti yang dikatakan Seto Mulyadi dalam ilustrasi sekolah para juara. Didalam hutan terdapat berbagai macam binatang dengan keahliannya masing-masing. Burung lihai dalam terbang melayang diudara, ikan sangat handal berenang dalam derasnya air sungai, kancil sangat lincah dalam berlari, sedangkan tupai sangat gesit dalam melompat dari satu dahan kedahan yang lain.

Jangan sekali kali paksakan burung untuk berenang, karena sayapnya akan basah dan rusak sehingga membuatnya tidak bisa terbang kembali. Janganlah paksakan kancil untuk terbang, karena pasti kan berulangkali jatuh dan kakinya terluka, lalau kancilpun pincang. Ikan jangan sekali-kalai dipaksa untuk mahir berlari, sirip dan sisiknya akan rusak dan ikanpun tidak dapat lagi berenang-enang di air.

Biarkan burung menjadi burung, bantu burung untuk mengembangkan potensi terbangnya. Bantu ikan untuk tetap menjadi ikan yang tetap setia bereng dalam air. Dan biarkan si kancil berlari sesuka hatinya.Kurang lebih begitulah seharusnya pendidikan. Selaras dengan 8 kecerdasan howard gardner.

Eh saya lupa bahwa pendidikan manusia berbeda dengan burung.

Pendidikan itu biasanya adalah penseragaman, pendidikan itu sejatinya adalah keanekaragaman. (abadon)

Iklan

2 comments on “Pendidikan Satu untuk Kecerdasan Majemuk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s