Mengambil Peran Lewat Jurnalistik

Screenshot_15Lamongan, 3-4 Mei 2013 adalah momentum yang menjadi sejarah tersendiri bagi para kader di PD IPM Lamongan, Jawa Timur. Tepat satu hari setelah hari Pendidikan Nasional yang setiap tahunnya diperingati pada tanggal 2 Mei, PD IPM Lamongan menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik dengan bertemakan “Jurnalistik sebagai Media Mewujudkan Pelajar yang Kritis dan Progresif”, hal ini merupakan semangat nyata yang ditunjukkan oleh PD IPM Lamongan dalam menyambut serta menghidupkan kembali semangat belajar, berbagi, dan mencari ilmu pengetahuan.

Tak kurang 70 peserta perwakilan dari Pimpinan Ranting dan Piimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang ada di Kabupaten Lamongan, ikut andil dalam pelaksanaan Pelalatihan Jurnalistik tersebut. Pelatihan yang secara langsung di isi oleh perwakilan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan Lembaga Pengembangan Sumberdaya Insani (LaPSI) PP IPM ini, memberikan antusias tersendiri didalam hati peserta. Dalam salah satu sambutan yang disampaikan oleh Ipmawan Dzar Al-Banna, ia berharap Pelatihan Jurnalistik semacam ini bisa dilaksanakan oleh semua Pimpinan Daerah yang ada, ini adalah awal bagi para pelajar untuk ikut serta mengambil peran melalui tulisan, untuk menyuarakan dakwah, menyampaikan ilmu dan kebenaran.

Baca lebih lanjut

IPM Mendukung Berdirinya Gerakan 1 Juta Rumah Baca untuk Indonesia

IMG-20130114-002966Yogyakarta –  Secara simbolis Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah menyerahkan bantuan buku kepada Rumah Baca Komunitas kemarin Selasa (15/1/2013). Rumah Baca Komunitas yang terletak di Kab. Bantul ini  merupakan perpustakaan komunitas dibawah LaPSI PP IPM (Lembaga Pengembangan Sumber Daya Insani) yang didirikan sebagai awal program pendirian Rumah Baca di seluruh Indonesia.

Seperti yang disampaikan, Ketua Umum PP IPM,  Fida ‘Afif, “Selain di sekolah, pelajar Indonesia membutuhkan markas sebagai tempat mencetuskan ide, gagasan, dan kreatifitas untuk membawa bangsa ini bersaing dengan bangsa lain. Bangsa yang maju adalah bangsa yang sadar akan pentingnya budaya membaca, berdiskusi, dan melahirkan gagasan baru untuk ditulis dan diaplikasikan di lingkungan. Markas yang paling sesuai ya taman baca atau rumah baca dan laboratorium.”
Baca lebih lanjut